Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar dan Orang yang Mendapatkannya

Dibaca: 1619 kali  Selasa,29 Mei 2018
Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar dan Orang yang Mendapatkannya
Ket Foto :

RIAUTERBIT.COM - Bagi umat muslim, Lailatul Qadar menjadi yang ditunggu-tunggu selama bulan Ramadan.


Bagaimana tidak, malam Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan melebihi seribu bulan, seperti yang diterangkan dalam Alquran surat Alqadar.


Terus apa tanda-tanda malam Lailatul Qadar?


Melansir dari laman Instagram @mediaaswaja dijelaskan ada 4 tanda malam Lailatul Qadar, yaitu sebagai berikut.


1. Udara dan angin sekitar terasa tenang.

Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam bersabda yang artinya, "Lailatur qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begiru dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan." (HR.Ath Thoyalisi)


2. Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasa ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.


3. Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat rasulullah.


4. Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar.


Dari Abi bin Ka'ab bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya, "Shubuh hari dari malam lailatur qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik." (HR Muslim)

Kemudian seperti apa ciri-ciri orang yang mendapatkan malam keberkahan itu?


Melansir Warta Kota, Ustaz Atoillah, pengasuh Pesantren Miftahul Huda menjelaskan tidak ada satu pun orang yang tahu kapan waktu terjadinya lailatul qadar, karena peristiwa itu merupakan rahasia Tuhan.

Hanya saja, Nabi Muhammad SAW memberikan saran agar mencari lailatul qadar di malam ganjil sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Karena lailatul qadar berpeluang akan terjadi pada malam-malam tersebut.
Suatu keberuntungan bagi orang yang mendapatkan berkah lailatul qadar yang hanya terjadi setahun sekali.


1. Dia akan senantiasa berusaha menjadi orang yang terbaik di mata Allah SWT begitu pula dengan sesama manusia. Selalu mengerjakan perintah Allah SWT dan melakukannya dengan cara terbaik di mata Allah SWT.

2. Orang yang berhasil mendapatkan Lailatul Qadar akan selalu merasa kurang khususnya dalam soal beribadah.

3. Selain ibadah wajib yakni sholat lima waktu, ia juga tidak pernah meninggalkan ibadah sunnah seperti tahajud dan tarawih.

4. Dalam kehidupan sehari-hari baik dengan atasan maupun bawahan, ia selalu menjadi orang yang rendah hati dan bersikap sewajarnya saja. Tidak merasa sombong dan angkuh khususnya kepada sesama manusia.

5. Orang yang mendapatkan Lailatul Qadar akan terlihat lebih bersinar wajahnya dan enak untuk dipandang. Namun tanda-tanda ini juga hanya bisa dirasakan dan dilihat oleh orang-orang yang senantiasa selalu dekat kepada Allah SWT.


Nah itu dia ciri-ciri orang yang mendapatkan rahmat malam Lailatul Qadar. Semoga kita termasuk salah satu orang di antaranya.

Ustaz Atoillah juga menegaskan untuk mendapatkannya memang harus diperkuat dengan berbagai ibadah, baik itu yang wajib maupun yang sunnah.

Sehingga kemudian seorang muslim yang taat harus menjalankannya dengan sungguh-sungguh, tidak hanya pada malam ganji, tetapi semuanya sepanjang bulan puasa.


1. Beribadah Sepanjang Malam

Berikut penjelasannya: Rentang dari maghrib sampai subuh itu sangat berguna dan jangan dilewatkan untuk beribadah, dimulai dari wajib seperti shalat maghrib, isya, tarawih, dan subuh.
"Maka ibadahnya itu merupakan ibadah di malam rahmat dengan bekeradaan malam lailatul qadar."

2. Beribadah dengan Ikhlas dengan meningkatkan Kualitas

Maka itu, semua ibadah harus dikerjakan dengan tekun, dengan tulus dan ikhlas. Makin banyak ibadah makin baik, makin baik pula yang betul-betul khusyu, iklas dan berpasrah kepada Allah.

3. Tetap Tekun Hingga Akhir Ramadan

Ketekunan akan berbuah pahala, keikhlasan akan berbuah ridho dan ampunan. Namun apapun kita memang tidak boleh bermalas-malasan semakin mendekati akhir Ramadhan, justu harus semakin ditingkatkan.

Karena 10 malam terakhir ini merupakan cobaan paling berat, karena ada kejemuan dan mulai banyaknya aktivitas lain yang menggoda.

Maka itu ketekukan dan berjuang keras demi menjalankan Ibadah ada kunci meraih Lailatul Qadar.(tp)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »

Kamis,05 Juli 2018 - 00:27:48 WIB

Pendaftaran Calon Bawaslu Kabupaten Kota Se-Riau Ditutup, 352 Orang Mendaftar

Hari ini, rabu tanggal 4 Juli 2018, pendaftaran calon anggota Bawaslu Kab/Kota Se- Riau resmi ditutup, data terakhir sampai dengan jam 16 .00 wib telah mendaftaf sebanyak 325 calon, belum termasuk calon yang mendaftar via pos yang mengirimkan lamaran dihari terakhir (cap pos). Penerimaan calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah dibuka sejak tanggal 28 Juni 2018 yang lalu sampai dengan hari ini.. Pelamar lebih banyak yang mengantar langsung berkas lamarannya ke sekretariat Tim Seleksi (Timsel) di Jalan Adi Sucipto No.284, Komplek Transito Pekanbaru, dibanding melalui Jasa kurir atau Pos. Batas akhir Penerimaan berkas yang diantar langsung ke sekretariat adalah hingga jam 4 sore, sedangkan pengiriman berkas dengan cara scan dan di kirimkan ke alamat email timsel bawaslu.kkseriau2018@gmail.com hingga pukul 23.59 Wib. Sampai jam 16.00 sore ini, tercatat 352 orang pendaftar telah mengirimkan/mengantarkan berkas, dengan rincian sementara jumlah Pendaftar per-Kabupaten/Kota se-Riau sebagai berikut : Kota Pekanbaru : 102 Orang Kota Dumai : 15 Orang Kab. Bengkalis : 19 Orang Kab. Siak : 28 Orang Kab. Rohil : 25 Orang Kab. Meranti : 15 Orang Kab. Kampar : 32 Orang Kab. Rohul : 27 Orang Kab. Inhil : 11 Orang Kab. Kuansing : 36 Orang Kab. Pelalawan : 37 Orang Dari 352 Orang pendaftar tersebut (kemungkinan akan bertambah sampai malam ini) dan akan di lakukan penilaian berkas/seleksi administrasi dengan jumlah 252 Orang yang akan lulus, dan nantinya akan mengikuti tes tertulis CAT dan Psikologi. 252 Orang tersebut, perkiraan yang akan terjaring sebanyak 198 Orang yang akan mengikuti Tes Kesehatan dan Wawancara. Akhir jumlah Peserta Calon yang akan dikirim ke Bawaslu RI sebanyak 108 Orang dan nantinya akan menduduki posisi komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota sebanyak 54 Orang. "Batas waktu penerimaan berkas memang berakhir pada jam 4 sore, namun untuk peserta yang telah mengirimkan berkas melalui email sampai jam 23.59 Wib tetap akan di terima, artinya penerimaan berkas tetap berlangsung walaupun berkas asli nya diterima diluar tanggal 4 Juli." ujar Ketua Timsel 1 Dr.Hasanuddin, M.Si. "Sama halnya jika melalui Pos Kilat, kita akan terima dengan memperhatikan tanggal pengiriman berkasnya atau tanggal Cap Posnya yaitu paling lambat tanggal 4 Juli 2018", tambahnya. Dari beberapa Kabupaten yang ada, rencananya akan dilakukan perpanjangan waktu penerimaan berkas untuk Kabupaten yang jumlah pesertanya kurang dari 30 Orang, untuk Kabupaten/Kota yang akan memiliki komisioner Bawaslu sebanyak 5 Orang yaitu Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Inhu, Inhil, dan Kota Pekanbaru. Sedangkan Kabupaten Meranti, Kuansing, dan Kota Dumai akan memiliki komisioner Bawaslu masing-masing sebanyak 3 Orang.

Kamis,05 Juli 2018 - 00:27:48 WIB

Pendaftaran Calon Bawaslu Kabupaten Kota Se-Riau Ditutup, 352 Orang Mendaftar

Hari ini, rabu tanggal 4 Juli 2018, pendaftaran calon anggota Bawaslu Kab/Kota Se- Riau resmi ditutup, data terakhir sampai dengan jam 16 .00 wib telah mendaftaf sebanyak 325 calon, belum termasuk calon yang mendaftar via pos yang mengirimkan lamaran dihari terakhir (cap pos). Penerimaan calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah dibuka sejak tanggal 28 Juni 2018 yang lalu sampai dengan hari ini.. Pelamar lebih banyak yang mengantar langsung berkas lamarannya ke sekretariat Tim Seleksi (Timsel) di Jalan Adi Sucipto No.284, Komplek Transito Pekanbaru, dibanding melalui Jasa kurir atau Pos. Batas akhir Penerimaan berkas yang diantar langsung ke sekretariat adalah hingga jam 4 sore, sedangkan pengiriman berkas dengan cara scan dan di kirimkan ke alamat email timsel bawaslu.kkseriau2018@gmail.com hingga pukul 23.59 Wib. Sampai jam 16.00 sore ini, tercatat 352 orang pendaftar telah mengirimkan/mengantarkan berkas, dengan rincian sementara jumlah Pendaftar per-Kabupaten/Kota se-Riau sebagai berikut : Kota Pekanbaru : 102 Orang Kota Dumai : 15 Orang Kab. Bengkalis : 19 Orang Kab. Siak : 28 Orang Kab. Rohil : 25 Orang Kab. Meranti : 15 Orang Kab. Kampar : 32 Orang Kab. Rohul : 27 Orang Kab. Inhil : 11 Orang Kab. Kuansing : 36 Orang Kab. Pelalawan : 37 Orang Dari 352 Orang pendaftar tersebut (kemungkinan akan bertambah sampai malam ini) dan akan di lakukan penilaian berkas/seleksi administrasi dengan jumlah 252 Orang yang akan lulus, dan nantinya akan mengikuti tes tertulis CAT dan Psikologi. 252 Orang tersebut, perkiraan yang akan terjaring sebanyak 198 Orang yang akan mengikuti Tes Kesehatan dan Wawancara. Akhir jumlah Peserta Calon yang akan dikirim ke Bawaslu RI sebanyak 108 Orang dan nantinya akan menduduki posisi komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota sebanyak 54 Orang. "Batas waktu penerimaan berkas memang berakhir pada jam 4 sore, namun untuk peserta yang telah mengirimkan berkas melalui email sampai jam 23.59 Wib tetap akan di terima, artinya penerimaan berkas tetap berlangsung walaupun berkas asli nya diterima diluar tanggal 4 Juli." ujar Ketua Timsel 1 Dr.Hasanuddin, M.Si. "Sama halnya jika melalui Pos Kilat, kita akan terima dengan memperhatikan tanggal pengiriman berkasnya atau tanggal Cap Posnya yaitu paling lambat tanggal 4 Juli 2018", tambahnya. Dari beberapa Kabupaten yang ada, rencananya akan dilakukan perpanjangan waktu penerimaan berkas untuk Kabupaten yang jumlah pesertanya kurang dari 30 Orang, untuk Kabupaten/Kota yang akan memiliki komisioner Bawaslu sebanyak 5 Orang yaitu Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Inhu, Inhil, dan Kota Pekanbaru. Sedangkan Kabupaten Meranti, Kuansing, dan Kota Dumai akan memiliki komisioner Bawaslu masing-masing sebanyak 3 Orang.