Kemana Bupati Siak Selama Ini?, Ribuan Rakyat Merana Masih ada 8 Kampung Hingga Kini Belum Teraliri

Dibaca: 1468 kali  Selasa,06 Februari 2018
Kemana Bupati Siak Selama Ini?, Ribuan Rakyat Merana Masih ada 8 Kampung  Hingga Kini Belum Teraliri
Ket Foto : Bupati Siak, Syamsuar

RIAUTERBIT.COM - Bupati Kabupaten Siak seolah gagal memperjuangkan rakyatnya yang masih belum teraliri listrik di wilayahnya.

Setidaknya masih ada delapan kampung atau desa di Kabupaten Siak, Provinsi Riau yang belum mendapat pasokan aliran listrik dari pihak PT PLN dari 131 kampung dan kelurahan secara keseluruhan.

"Di Siak sendiri masih terdapat delapan kampung yang belum teraliri listrik PLN dari total 131 Desa/Kampung dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Siak," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Siak, Budi Budyadi di Siak, Senin.

Delapan kampung yang belum dialiri listrik PLN tersebut diantaranya Kampung Tumang, Rantau Bertuah, Bekalar, Teluk Lancang, Lubuk Umbut, Tasik Betung, Bencah Umbai, dan Teluk Lanus.

Dikatakan Budi, hingga akhir Agustus 2017, Rasio Elektrifitas (RE) PLN di Kabupaten Siak sudah mencapai 71,68 persen. Dengan begitu pemerintah daerah setempat masih memiliki pekerjaan rumah yang harus dituntaskan hingga seluruh masyarakat dapat merasakan penerangan.

Masih kata Budi, kondisi geografi Kabupaten Siak salah satu tantangan untuk menyambungkan jaringan listrik setiap kampung. Karena ada beberapa desa yang letaknya amat jauh dari pusat jaringan.

Seperti halnya kampung Tumang yang berada di Kecamatan Siak. Desa ini adalah satu-satunya desa yang belum dialiri listrik di kecamatan Siak, dikarenakan letaknya yang jauh dari pusat jaringan ibu kota Siak Sri Indrapura.

Begitu juga dengan tujuh kampung lainnya yang terhukum oleh jarak dari pusat jaringan, sehingga PLN ataupun Pemda mengalami kesulitan memasukkan jaringan listrik.

Dia katakan, Pemkab Siak telah melaksanakan berbagai upaya diantaranya,dengan membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 315.48 KMS, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 506,59 KMS, travo sebanyak 88 unit dan bantuan PLTS dan SHS Sebanyak 1.431.

"Ada beberapa desa yang kita bantu dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kita mencari program pusat untuk dibawa ke daerah kita, Alhamdulillah dapat," kata dia.

Pada 2015 di Desa Teluk Lanus, dibangun PLTS berkapasitas 50 Kwp. Hasil listriknya bisa menyuplai untuk 260 KK. Pada 2016 kembali dibangun 50 Kwp, dan dialirkan ke 200 rumah.

Pada 2017, perusahaan daerah Bumi Siak Pusako (BSP) juga membantu pemerintah daerah dalam memberikan penerangan terhadap masyarakat di kampung-kampung yang belum dialiri listrik PLN dengan program Limar (listrik mandiri rakyat) yang bekerjasama dengan TNI dalam pemasangannya. (ant)

 

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »