Pemko Pekanbaru Kembali Swastanisasi Pengelolaan Sampah

Dibaca: 2299 kali  Kamis,01 Februari 2018
Pemko Pekanbaru Kembali Swastanisasi Pengelolaan Sampah
Ket Foto : Walikota , Firdaus MT terjun langsung ikut memantau kebersihan Kota Pekabaru

RIAUTERBIT.COM- Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel meminta pemerintah setempat agar mewaspadai kerjasama swastanisasi pengelolaan sampah agar tidak terjadi kerugian negara.

"Kami minta Pemerintah Kota Pekanbaru harus lebih hati-hati mengelola sampah dengan pihak ketiga ini, ke depan jangan terjadi lagi permasalahan atau pengalaman pahit  dan harus jadi pelajaran di tahun 2018," kata Roni Amriel, di Pekanbaru, Kamis.

Menurut Roni Amriel kebijakan Pemerintan Kota Pekanbaru yang kembali menyerahkan pengelolaan sampah kepada pihak ketiga (swasta) memang sudah mendapat persetujuan dari DPRD.

Namun pihak Pemko tetap diminta agar cermat dalam memilih perusahaan swasta yang akan mengelola sampah di sepuluh Kecamatan di Pekanbaru ke depan. Pasalnya, dari pengalaman sebelumnya sampah yang dikelola oleh pihak ketiga menuai problem besar.

Apalagi sambungnya proyek sampah dengan anggaran sistem multyears ini kini memasuki tahapan lelang dilakukan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) bagian pembangunan Setdako Pekanbaru.

"Kami minta proses lelang kegiatan multyears ini segera dituntaskan," tegasnya.

Ia menjelaskan proyek sampah ini menelan anggaran Rp177 miliar lebih. Dengan 10 wilayah Kecamatan terbagi dua zona.

Untuk Zona satu terdiri dari wilayah Kecamatan Tampan, Payung Sekaki, Marpoyan Damai dan Pekanbaru Kota dengan nilai paket proyek atau pagu sebesar Rp88.792.555.692.

Kemudian Zona dua Kecamatan Sukajadi, Senapelan, Lima Puluh, Sail, Bukit Raya dan Tenayan Raya dengan pagu anggaran Rp89.389.830.792.

Roni juga menyarankan agar berjalan lancar tidak salah Pemko membuat kajian sebelum diperoleh siapa pihak ketiga yang berhak mengelola sampah di Kota Pekanbaru.

Menurut Politisi Golkar ini lagi kajian yang dimaksud adalah berapa SDM hingga ketersediaan anggaran yang dibutuhkan.

"Kajiannya harus matang, SDM yang dibutuhkan, penanganannya seperti apa hak-hak mereka termasuk juga ketersediaan anggaran baik itu uang muka maupun yang lainnya," bebernya.

Selanjutnya ditambah Roni bagi perusahaan yang menang nantinya, diharapkan harus lulus kualifikasi. Bonafit serta siap dengan segala kemungkinan kondisi keuangan di Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Jadikan pengalaman masa lalu sebagai guru, " pungkasnya.

Perlu diketahui sebelumnya sekitar Juni 2016 Pemko Pekanbaru melalui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru  mengumumkan pemutusan kontrak kerja sama dengan PT MIG selalu perusahaan pengelola pengangkutan sampah.

Kala itu awal tahun Pemko menjalin kerjasama swastanisasi pengelolaan sampah setempat.  Namun seiring waktu pengerjaan oleh pihak ketiga tidak sesuai kontrak bahkan menimbulkan masalah baru adanya aksi demo para pekerja angkutan sampah akibat tidak dibayarkan upahnya.(ant)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »

Kamis,05 Juli 2018 - 00:27:48 WIB

Pendaftaran Calon Bawaslu Kabupaten Kota Se-Riau Ditutup, 352 Orang Mendaftar

Hari ini, rabu tanggal 4 Juli 2018, pendaftaran calon anggota Bawaslu Kab/Kota Se- Riau resmi ditutup, data terakhir sampai dengan jam 16 .00 wib telah mendaftaf sebanyak 325 calon, belum termasuk calon yang mendaftar via pos yang mengirimkan lamaran dihari terakhir (cap pos). Penerimaan calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah dibuka sejak tanggal 28 Juni 2018 yang lalu sampai dengan hari ini.. Pelamar lebih banyak yang mengantar langsung berkas lamarannya ke sekretariat Tim Seleksi (Timsel) di Jalan Adi Sucipto No.284, Komplek Transito Pekanbaru, dibanding melalui Jasa kurir atau Pos. Batas akhir Penerimaan berkas yang diantar langsung ke sekretariat adalah hingga jam 4 sore, sedangkan pengiriman berkas dengan cara scan dan di kirimkan ke alamat email timsel bawaslu.kkseriau2018@gmail.com hingga pukul 23.59 Wib. Sampai jam 16.00 sore ini, tercatat 352 orang pendaftar telah mengirimkan/mengantarkan berkas, dengan rincian sementara jumlah Pendaftar per-Kabupaten/Kota se-Riau sebagai berikut : Kota Pekanbaru : 102 Orang Kota Dumai : 15 Orang Kab. Bengkalis : 19 Orang Kab. Siak : 28 Orang Kab. Rohil : 25 Orang Kab. Meranti : 15 Orang Kab. Kampar : 32 Orang Kab. Rohul : 27 Orang Kab. Inhil : 11 Orang Kab. Kuansing : 36 Orang Kab. Pelalawan : 37 Orang Dari 352 Orang pendaftar tersebut (kemungkinan akan bertambah sampai malam ini) dan akan di lakukan penilaian berkas/seleksi administrasi dengan jumlah 252 Orang yang akan lulus, dan nantinya akan mengikuti tes tertulis CAT dan Psikologi. 252 Orang tersebut, perkiraan yang akan terjaring sebanyak 198 Orang yang akan mengikuti Tes Kesehatan dan Wawancara. Akhir jumlah Peserta Calon yang akan dikirim ke Bawaslu RI sebanyak 108 Orang dan nantinya akan menduduki posisi komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota sebanyak 54 Orang. "Batas waktu penerimaan berkas memang berakhir pada jam 4 sore, namun untuk peserta yang telah mengirimkan berkas melalui email sampai jam 23.59 Wib tetap akan di terima, artinya penerimaan berkas tetap berlangsung walaupun berkas asli nya diterima diluar tanggal 4 Juli." ujar Ketua Timsel 1 Dr.Hasanuddin, M.Si. "Sama halnya jika melalui Pos Kilat, kita akan terima dengan memperhatikan tanggal pengiriman berkasnya atau tanggal Cap Posnya yaitu paling lambat tanggal 4 Juli 2018", tambahnya. Dari beberapa Kabupaten yang ada, rencananya akan dilakukan perpanjangan waktu penerimaan berkas untuk Kabupaten yang jumlah pesertanya kurang dari 30 Orang, untuk Kabupaten/Kota yang akan memiliki komisioner Bawaslu sebanyak 5 Orang yaitu Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Inhu, Inhil, dan Kota Pekanbaru. Sedangkan Kabupaten Meranti, Kuansing, dan Kota Dumai akan memiliki komisioner Bawaslu masing-masing sebanyak 3 Orang.

Kamis,05 Juli 2018 - 00:27:48 WIB

Pendaftaran Calon Bawaslu Kabupaten Kota Se-Riau Ditutup, 352 Orang Mendaftar

Hari ini, rabu tanggal 4 Juli 2018, pendaftaran calon anggota Bawaslu Kab/Kota Se- Riau resmi ditutup, data terakhir sampai dengan jam 16 .00 wib telah mendaftaf sebanyak 325 calon, belum termasuk calon yang mendaftar via pos yang mengirimkan lamaran dihari terakhir (cap pos). Penerimaan calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah dibuka sejak tanggal 28 Juni 2018 yang lalu sampai dengan hari ini.. Pelamar lebih banyak yang mengantar langsung berkas lamarannya ke sekretariat Tim Seleksi (Timsel) di Jalan Adi Sucipto No.284, Komplek Transito Pekanbaru, dibanding melalui Jasa kurir atau Pos. Batas akhir Penerimaan berkas yang diantar langsung ke sekretariat adalah hingga jam 4 sore, sedangkan pengiriman berkas dengan cara scan dan di kirimkan ke alamat email timsel bawaslu.kkseriau2018@gmail.com hingga pukul 23.59 Wib. Sampai jam 16.00 sore ini, tercatat 352 orang pendaftar telah mengirimkan/mengantarkan berkas, dengan rincian sementara jumlah Pendaftar per-Kabupaten/Kota se-Riau sebagai berikut : Kota Pekanbaru : 102 Orang Kota Dumai : 15 Orang Kab. Bengkalis : 19 Orang Kab. Siak : 28 Orang Kab. Rohil : 25 Orang Kab. Meranti : 15 Orang Kab. Kampar : 32 Orang Kab. Rohul : 27 Orang Kab. Inhil : 11 Orang Kab. Kuansing : 36 Orang Kab. Pelalawan : 37 Orang Dari 352 Orang pendaftar tersebut (kemungkinan akan bertambah sampai malam ini) dan akan di lakukan penilaian berkas/seleksi administrasi dengan jumlah 252 Orang yang akan lulus, dan nantinya akan mengikuti tes tertulis CAT dan Psikologi. 252 Orang tersebut, perkiraan yang akan terjaring sebanyak 198 Orang yang akan mengikuti Tes Kesehatan dan Wawancara. Akhir jumlah Peserta Calon yang akan dikirim ke Bawaslu RI sebanyak 108 Orang dan nantinya akan menduduki posisi komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota sebanyak 54 Orang. "Batas waktu penerimaan berkas memang berakhir pada jam 4 sore, namun untuk peserta yang telah mengirimkan berkas melalui email sampai jam 23.59 Wib tetap akan di terima, artinya penerimaan berkas tetap berlangsung walaupun berkas asli nya diterima diluar tanggal 4 Juli." ujar Ketua Timsel 1 Dr.Hasanuddin, M.Si. "Sama halnya jika melalui Pos Kilat, kita akan terima dengan memperhatikan tanggal pengiriman berkasnya atau tanggal Cap Posnya yaitu paling lambat tanggal 4 Juli 2018", tambahnya. Dari beberapa Kabupaten yang ada, rencananya akan dilakukan perpanjangan waktu penerimaan berkas untuk Kabupaten yang jumlah pesertanya kurang dari 30 Orang, untuk Kabupaten/Kota yang akan memiliki komisioner Bawaslu sebanyak 5 Orang yaitu Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Inhu, Inhil, dan Kota Pekanbaru. Sedangkan Kabupaten Meranti, Kuansing, dan Kota Dumai akan memiliki komisioner Bawaslu masing-masing sebanyak 3 Orang.