Dijanjikan Proyek Aspirasi Dewan, Pengusaha di Riau Tertipu Puluhan Juta Rupiah

Dibaca: 4017 kali  Rabu,02 Agustus 2017
Dijanjikan Proyek Aspirasi Dewan, Pengusaha di Riau Tertipu Puluhan Juta Rupiah
Ket Foto : Dijanjikan Proyek Aspirasi Dewan, Pengusaha di Riau Tertipu Puluhan Juta Rupiah

RIAUTERBIT.COM- Herman, salah seorang seorang pengusaha/ kontraktor di Riau, mengaku tertipu puluhan juta rupiah oleh salah seorang inisial ED  yang mengaku staf anggota DPRD Riau, Ramos Teddy Sianturi dari Fraksi Golkar.

Merasa kesal, Herman berencana melapor ke Polda Riau jika yang bersangkutan tidak mengembalikan uang yang telah disetorkan untuk sejumlah pekerjaan proyek yang telah dijanjikan pelaku.

Ia bercerita diminta menyediakan dana sebesar puluhan juta rupiah dengan modus menjanjikan sejumlah pekerjaan proyek aspirasi dewan. Hingga saat ini ia sudah menyetor Rp 25 juta kepada pelaku namun proyek yang dijanjikan 1 tahun berlalu belum juga jelas.

Berikut kronologis sebagaimana dikutip Riau Terbit dari situs cakaplah.com, rabu (02/08/2017).

Diberitakan bahwa walaupun berstatus sebagai Staf Anggota DPRD Provinsi Riau Ramos Sianturi, dimanfaatkan oleh ED untuk memperkaya diri. Ia tidak segan-segan mencatut nama Anggota DPRD dapil Kabupaten Kampar itu dengan dalih bisa meloloskan proyek.

Salah seorang korban dari ED tersebut adalah Herman, pengusaha asal Kampar. Kepada Herman, ED mengaku sebagai orang dekat Ramos Sianturi yang merupakan anggota DPRD dari Partai Golkar dan menjamin bisa meloloskan proyek yang sedang dilirik Herman.

Untuk itu ED meminta sejumlah dana kepada Herman agar proyek tersebut bisa dimenangkannya. "Penyerahan uang dilakukan melalui transfer ke rekening milik ED. Pada tahap pertama ditransfer sebesar Rp10 juta dan keesokan harinya ditambah lagi sebesar Rp15 juta," ujar Herman kepada CAKAPLAH.COM, Rabu (2/8/2017). Herman sempat memperlihatkan bukti transfer dari rekeningnya kepada rekening pelaku sebesar Rp10 juta pada bulan September 2016 melalui Bank Riau Kepri.

Akan tetapi setelah menerima uang sebesar Rp25 juta untuk proyek tersebut justru ED tidak terlihat 'batang hidungnya'. Merasa tertipu karena proyek tidak kunjung didapatnya, serta tak ingin uangnya hilang begitu saja akhirnya Herman mencari ED.

"Saya merasa ditipu ED karena hingga kini proyek yang dijanjikan tidak dapat. Saya sudah mencarinya untuk meminta pertanggungjawaban namun tidak lagi ketemu. Saya ingin semua uang yang telah saya serahkan dikembalikan utuh," kata Herman.

Kepada CAKAPLAH.COM Herman berniat melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib jika tidak ada niat baik dari Pelaku menyelesaikan dengan cara baik-baik. "Tidak hanya saya yang dirugikan tetapi Pak Ramos Sianturi juga dirugikan karena nama pak Ramos dicatut oleh Pelaku untuk kepentingan pribadinya," ujar.

Ramos: Usut Tuntas

Sementara itu Anggota DPRD Riau Ramos Sianturi membantah kalau ED pelaku penipuan terhadap pengusaha di Kampar merupakan stafnya di DPRD Riau. Meski demikian ia tidak membantah kalau dulu pelaku pernah bekerja dengan dirinya. Ramos mengatakan ED diberhentikan karena berperilaku tidak baik.

"Dia bukan staff saya, dulu memang pernah tapi sudah satu tahun ini tidak lagi. Itu pun cuma satu bulan bekerja, saya melihat gelagatnya tidak baik dan ia sudah saya berhentikan," kata Ramos.

Ia menambahkan, pelaku tersebut merupakan salah seorang pengajar di sebuah universitas swasta dan saat ini tidak pernah ada komunikasi lagi dengan dirinya. "Saya juga tidak senang dengan hal ini nama saya dibawa-bawa, saya dukung korban untuk mengusut tuntas hal ini, dan nanti saya siap membantu korban dan siap mendampingi," cakapnya lagi.

Lebih lanjut, ia meminta kepada pelaku untuk menyelesaikan masalah ini secara berani. "Yang penting, hal itu tidak ada sangkut pautnya sama saya, jika nama saya dicatut, saya siap klarifikasi, dan meminta kepolisian mengusut tuntas hal ini," tukasnya. (alam)


Sumber : Cakaplah.com
 

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »