Sembunyi Di Perkebunan Kelapa, Buron Begal Disikat Polisi

Dibaca: 4523 kali  Minggu,19 Februari 2017
Sembunyi Di Perkebunan Kelapa, Buron Begal Disikat Polisi
Ket Foto : Sembunyi Di Perkebunan Kelapa, Buron Begal Disikat Polisi

RIAUTERBIT.COM - Kepolisian di Indragiri Hilir, Provinsi Riau meringkus satu buronan kasus pembegalan sepeda motor, sedangkan satu pelaku lain tertangkap lebih dulu.

"Unit Polisi Sektor Batang Tuaka dibantu Personel Polsek Tempuling akhirnya dapat menciduk pelaku di sebuah pondok di tengah perkebunan kelapa," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Minggu.

Sebelumnya pelaku S (25) pada Sabtu (4/2) melakukan aksi bersama temannya MS (19) di Jalan Penunjang Dusun Parit Jamrah, Desa Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka.

Saat itu, ada dua pelaku namun polisi bersama masyarakat kemudian hanya berhasil menangkap MS yang hampir jadi amukan massa.

"Setelah berkerja keras melakukan penyelidikan terhadap pelaku S, akhirnya didapat informasi bahwa pelaku tersebut menyembunyikan diri di Parit 6 Kelurahan Pangkalan Tujuh, Kecamatan Tempuling," lanjut Guntur.

Pelaku keberadaannya di perkebunan kelapa yang berada sekitar 5 kilometer dari jalan raya. Untuk ke sana harus ditempuh dengan menggunakan sampan.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres untuk proses penyidikan lebih lanjut  bersama dengan pelaku MS yang lebih dahulu ditangkap," ujar Kabid Humas.

Aksi begal tersebut berawal ketika korban Abdul Samat (40) pulang dari Tembilahan dengan memakai sepeda motor menuju rumahnya di Kelurahan Sungai Empat.

Sesampai di tempat kejadian peristiwa, korban dihadang oleh dua orang pelaku. Satu pelaku memukul korban dengan kayu.

Saat korban jatuh, pelaku lainnya mengambil uang korban sebanyak Rp1 juta dan telepon seluler korban.

Tak lama sesudah kejadian pertama, lewat pula korban Sarianto (42) dengan sepeda motor di tempat yang sama. Sarianto pun dihadang dua orang pelaku yang memegang kayu sambil meminta uang.

Korban memberi uang sebanyak Rp70 ribu, namun pelaku tidak puas dan kembali memaksa korban menyerahkan uang sambil mengayunkan kayu.

Melihat hal tersebut, korban langsung meninggalkan sepeda motor dan berlari meninggalkan pelaku.

Kedua pelaku membawa kabur sepeda motor miliknya ke arah Sungai Empat.

Setelah itu korban menelepon keluarganya untuk memberitahukan bahwa dia telah dirampok dan sepeda motor miliknya dibawa perampok tersebut ke arah Sungai Empat.

Bersama dengan seorang polisi Bripka Zulham Efendi, salah satu pelaku yang bernama MS dapat ditangkap, sedangkan pelaku S saat itu berhasil melarikan diri. (*/ant)

 

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »