Tim Gakum KLHK Riau Sempat Dihadang Preman Saat Keluarkan Alat Berat di Lokasi Perambahan Hutan

Dibaca: 9146 kali  Sabtu,14 Januari 2017
Tim Gakum KLHK Riau Sempat Dihadang Preman Saat Keluarkan Alat Berat di Lokasi Perambahan Hutan
Ket Foto : Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah II Sumatera mengamankan satu unit eskavator di di areal Kepungan Sialang Keputihan Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Jum'at (13/1/2017) malam.

RIAUTERBIT.COM - Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah II Sumatera mengamankan satu unit eskavator di di areal Kepungan Sialang Keputihan Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Jum'at (13/1/2017) malam.

Alat berat yang digunakan untuk perambahan kawasan hutan di areal tersebut diamankan dalam Operasi Gabungan Pencegahan Perusakan Hutan pada pukul 23:00 WIB.

Informasi yang diterima Tribunpekanbaru.com, operasi yang melibatkan personil gabungan Balai Gakum Sumatera, Korem 031 Wirabima dan Brimob Polda Riau merupakan tindak lanjut dari pengungkapan sebelumnya.

Satu alat berat dan sebanyak 180 liter solar diamankan. Tim juga mengamankan satu bilah parang dan handphone.

Barang-barang tersebut kemudian diamankan di Balai Gakum KLHK Wilayah II Sumatera di Jalan Subrantas, Pekanbaru.

Dihadang

Meski sudah mendapatkan barang bukti, namun bukan perkara gampang bagi tim untuk bisa membawa keluar alat berat tersebut.

Dalam perjalanan yang menghabiskan waktu kurang lebih 5 jam sampai ke Pekanbaru, tim beberapakali mendapat perlawanan.

Mulai dari penghadangan oleh puluhan orang yang diduga sengaja dikerahkan oleh pelaku perambahan, petugas juga menemukan ranjau paku yang ditutupi dedaunan di sepanjang lintasan truk pengangkut dan kendaraan tim. Paku-paku tersebut sengaja disebar untuk menghalangi operasi.
Tidak sampai disitu, sepanjang perjalanan, kendaraan tim operasi juga dibuntuti mobil jenis sedan yang diduga ada kaitannya dengan pengamanan alat berat.

Namun perlawanan tersebut bisa diatasi dan tim berhasil membawa keluar alat berat.

Kepala Seksi Wilayah II Balai Gakum Sumatera KLHK, Eduward Hutapea, Sabtu (14/1/2017) mengatakan dua orang turut dibawa yakni operator alat berat berinisial N (44) serta pekerja perkebunan.

Keduanya masih menjalani pemeriksaan di Kantor Gakum. Lokasi pengamanan berada pada hutan produksi yang dibuka untuk perkebunan kelapa sawit.

Keterangan sementara dari operator bahwa alat berat telah bekerja selama empat hari untuk melakukan pembersihan (stacking).
Petugas juga menemukan bibit kelapa sawit siap tanam pada lokasi dimaksud.

Saat ini alat berat diamankan di Kantor Balai Gakum Sumatera Seksi Wilayah II Jalan HR. Subrantas KM 8,5 Panam Pekanbaru dan diserahkan kepada penyidik guna penyelidikan selanjutnya. Untuk itu dihimbau kepada pemilik alat berat untuk dapat melapor.

Ditambahkannya, sebelumnya berdasarkan informasi dari masyarakat di lokasi telah berlangsung ilegal logging untuk mengeluarkan kayu hutan jenis kayu alam.  Petugas menemukan bekas tebangan kayu dengan diameter sedang hingga besar (lebih kurang 70 centimeter). (Tribun)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »