Sambut Tahun Baru 2017

Tahun Baru di Bukit Tinggi? Lewat jam 12 Tak Bubar Anda Akan Digaruk Petugas

Dibaca: 4908 kali  Sabtu,31 Desember 2016
Tahun Baru di Bukit Tinggi? Lewat jam 12 Tak Bubar Anda Akan Digaruk Petugas
Ket Foto :

RIAUTERBIT.COM - Perlu diingat, bagi anda yang akan merayakan malam pergantian tahun baru di Bukittingi Sumatera Barat, tidak boleh lebih atau melewati pukul 12 malam, jika tak ingin digaruk petugas.

Hal itu ditegaskan Walikota Bukittingi, M Ramlan Nurmatias yang hanya memberi izin perayaan malam pergantian tahun terlebih di tempat hiburan hingga pukul 24.00 WIB.

"Lewat dari waktu yang ditetapkan, Satpol PP bersama tim Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK4) akan langsung mengambil tindakan tegas," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat setempat bila ingin merayakan tahun baru hendaknya diisi dengan kegiatan bermanfaat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Kami mendorong masyarakat melakukan kegiatan positif di lingkungan tempat tinggal seperti kegiatan keagamaan. Hal ini akan membantu mengurangi kepadatan yang selalu terjadi di Jam Gadang saat pergantian tahun," ujarnya.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, akan melakukan dakwah lapangan pada perayaan Tahun Baru 2017. "Dakwah lapangan dilakukan untuk mengantisipasi dijadikannya Bukittinggi sebagai lokasi tindakan asusila dan perbuatan negatif lain saat malam pergantian tahun," kata Ketua MUI setempat Aidil Alfin di Bukittinggi, Jumat (30/12/2016)

Ia menegaskan tidak ada aksi "sweeping" atau pembersihan paksa dalam kegiatan tersebut karena hanya memiliki tujuan agar tetap terjaganya norma-norma yang berlaku di daerah itu.

"Sebagai daerah tujuan wisata kami menyambut baik pengunjung yang datang namun tidak ingin ada perilaku yang melanggar norma adat dan agama sehingga dilakukan dakwah lapangan," ujarnya.

Kegiatan itu sudah dibicarakan dengan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Bukittinggi, organisasi masyarakat dan telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat.

Menurutnya meski pemerintah daerah hanya memberi izin tempat hiburan beroperasi hingga pukul 24.00 WIB tetapi tetap perlu diwaspadai warga yang masih berada di luar hingga lewat tengah malam.

"Bentuk kegiatannya bila nanti ditemukan anak muda yang berduaan di tempat sepi melewati pukul 24.00 WIB akan langsung didatangi dan diberi nasihat bahwa tindakan yang dilakukan salah dan menjurus pada pelanggaran norma," jelasnya.

Ia mengatakan MUI telah memberikan imbauan melalui masjid-masjid agar warga Muslim tidak ikut serta merayakan tahun baru karena bukan tradisi Islam.

"Sekiranya lebih baik diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti menggelar tausyiah di masjid-masjid," ujarnya.(*)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »

Kamis,05 Juli 2018 - 00:27:48 WIB

Pendaftaran Calon Bawaslu Kabupaten Kota Se-Riau Ditutup, 352 Orang Mendaftar

Hari ini, rabu tanggal 4 Juli 2018, pendaftaran calon anggota Bawaslu Kab/Kota Se- Riau resmi ditutup, data terakhir sampai dengan jam 16 .00 wib telah mendaftaf sebanyak 325 calon, belum termasuk calon yang mendaftar via pos yang mengirimkan lamaran dihari terakhir (cap pos). Penerimaan calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah dibuka sejak tanggal 28 Juni 2018 yang lalu sampai dengan hari ini.. Pelamar lebih banyak yang mengantar langsung berkas lamarannya ke sekretariat Tim Seleksi (Timsel) di Jalan Adi Sucipto No.284, Komplek Transito Pekanbaru, dibanding melalui Jasa kurir atau Pos. Batas akhir Penerimaan berkas yang diantar langsung ke sekretariat adalah hingga jam 4 sore, sedangkan pengiriman berkas dengan cara scan dan di kirimkan ke alamat email timsel bawaslu.kkseriau2018@gmail.com hingga pukul 23.59 Wib. Sampai jam 16.00 sore ini, tercatat 352 orang pendaftar telah mengirimkan/mengantarkan berkas, dengan rincian sementara jumlah Pendaftar per-Kabupaten/Kota se-Riau sebagai berikut : Kota Pekanbaru : 102 Orang Kota Dumai : 15 Orang Kab. Bengkalis : 19 Orang Kab. Siak : 28 Orang Kab. Rohil : 25 Orang Kab. Meranti : 15 Orang Kab. Kampar : 32 Orang Kab. Rohul : 27 Orang Kab. Inhil : 11 Orang Kab. Kuansing : 36 Orang Kab. Pelalawan : 37 Orang Dari 352 Orang pendaftar tersebut (kemungkinan akan bertambah sampai malam ini) dan akan di lakukan penilaian berkas/seleksi administrasi dengan jumlah 252 Orang yang akan lulus, dan nantinya akan mengikuti tes tertulis CAT dan Psikologi. 252 Orang tersebut, perkiraan yang akan terjaring sebanyak 198 Orang yang akan mengikuti Tes Kesehatan dan Wawancara. Akhir jumlah Peserta Calon yang akan dikirim ke Bawaslu RI sebanyak 108 Orang dan nantinya akan menduduki posisi komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota sebanyak 54 Orang. "Batas waktu penerimaan berkas memang berakhir pada jam 4 sore, namun untuk peserta yang telah mengirimkan berkas melalui email sampai jam 23.59 Wib tetap akan di terima, artinya penerimaan berkas tetap berlangsung walaupun berkas asli nya diterima diluar tanggal 4 Juli." ujar Ketua Timsel 1 Dr.Hasanuddin, M.Si. "Sama halnya jika melalui Pos Kilat, kita akan terima dengan memperhatikan tanggal pengiriman berkasnya atau tanggal Cap Posnya yaitu paling lambat tanggal 4 Juli 2018", tambahnya. Dari beberapa Kabupaten yang ada, rencananya akan dilakukan perpanjangan waktu penerimaan berkas untuk Kabupaten yang jumlah pesertanya kurang dari 30 Orang, untuk Kabupaten/Kota yang akan memiliki komisioner Bawaslu sebanyak 5 Orang yaitu Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Inhu, Inhil, dan Kota Pekanbaru. Sedangkan Kabupaten Meranti, Kuansing, dan Kota Dumai akan memiliki komisioner Bawaslu masing-masing sebanyak 3 Orang.

Kamis,05 Juli 2018 - 00:27:48 WIB

Pendaftaran Calon Bawaslu Kabupaten Kota Se-Riau Ditutup, 352 Orang Mendaftar

Hari ini, rabu tanggal 4 Juli 2018, pendaftaran calon anggota Bawaslu Kab/Kota Se- Riau resmi ditutup, data terakhir sampai dengan jam 16 .00 wib telah mendaftaf sebanyak 325 calon, belum termasuk calon yang mendaftar via pos yang mengirimkan lamaran dihari terakhir (cap pos). Penerimaan calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah dibuka sejak tanggal 28 Juni 2018 yang lalu sampai dengan hari ini.. Pelamar lebih banyak yang mengantar langsung berkas lamarannya ke sekretariat Tim Seleksi (Timsel) di Jalan Adi Sucipto No.284, Komplek Transito Pekanbaru, dibanding melalui Jasa kurir atau Pos. Batas akhir Penerimaan berkas yang diantar langsung ke sekretariat adalah hingga jam 4 sore, sedangkan pengiriman berkas dengan cara scan dan di kirimkan ke alamat email timsel bawaslu.kkseriau2018@gmail.com hingga pukul 23.59 Wib. Sampai jam 16.00 sore ini, tercatat 352 orang pendaftar telah mengirimkan/mengantarkan berkas, dengan rincian sementara jumlah Pendaftar per-Kabupaten/Kota se-Riau sebagai berikut : Kota Pekanbaru : 102 Orang Kota Dumai : 15 Orang Kab. Bengkalis : 19 Orang Kab. Siak : 28 Orang Kab. Rohil : 25 Orang Kab. Meranti : 15 Orang Kab. Kampar : 32 Orang Kab. Rohul : 27 Orang Kab. Inhil : 11 Orang Kab. Kuansing : 36 Orang Kab. Pelalawan : 37 Orang Dari 352 Orang pendaftar tersebut (kemungkinan akan bertambah sampai malam ini) dan akan di lakukan penilaian berkas/seleksi administrasi dengan jumlah 252 Orang yang akan lulus, dan nantinya akan mengikuti tes tertulis CAT dan Psikologi. 252 Orang tersebut, perkiraan yang akan terjaring sebanyak 198 Orang yang akan mengikuti Tes Kesehatan dan Wawancara. Akhir jumlah Peserta Calon yang akan dikirim ke Bawaslu RI sebanyak 108 Orang dan nantinya akan menduduki posisi komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota sebanyak 54 Orang. "Batas waktu penerimaan berkas memang berakhir pada jam 4 sore, namun untuk peserta yang telah mengirimkan berkas melalui email sampai jam 23.59 Wib tetap akan di terima, artinya penerimaan berkas tetap berlangsung walaupun berkas asli nya diterima diluar tanggal 4 Juli." ujar Ketua Timsel 1 Dr.Hasanuddin, M.Si. "Sama halnya jika melalui Pos Kilat, kita akan terima dengan memperhatikan tanggal pengiriman berkasnya atau tanggal Cap Posnya yaitu paling lambat tanggal 4 Juli 2018", tambahnya. Dari beberapa Kabupaten yang ada, rencananya akan dilakukan perpanjangan waktu penerimaan berkas untuk Kabupaten yang jumlah pesertanya kurang dari 30 Orang, untuk Kabupaten/Kota yang akan memiliki komisioner Bawaslu sebanyak 5 Orang yaitu Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Inhu, Inhil, dan Kota Pekanbaru. Sedangkan Kabupaten Meranti, Kuansing, dan Kota Dumai akan memiliki komisioner Bawaslu masing-masing sebanyak 3 Orang.