Jelang Tahun Baru, Polisi Sidak Penjualan Petasan di Pasar Asemka

Dibaca: 6549 kali  Kamis,29 Desember 2016
Jelang Tahun Baru, Polisi Sidak Penjualan Petasan di Pasar Asemka
Ket Foto :

RIAUTERBIT.COM - Polisi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Asemka, Tambora, Jakarta Barat. Sidak ini untuk mencegah penjualan petasan menjelang perayaan malam tahun baru 2017.

Kapolsek Tambora Kompol M Syafi'i mengatakan sidak dilakukan pada Rabu (28/12/2016) siang. "Kita imbau jangan sampai ada yang jual petasan atau barang berbahaya," kata Syafi'i.

Saat sidak dilakukan, tidak ada pedagang yang berjualan petasan. Mereka hanya menjual kembang api yang memang tidak dilarang.

"Alhamdulillah nggak ada yang jual petasan, kita hanya memberi imbauan," ujarnya.

Syafi'i menegaskan pedagang tidak boleh berjualan petasan karena berbahaya dan bisa menimbulkan korban. "Yang jelas, mercon, petasan, itu berbahaya. Itu tidak diperbolehkan," tegasnya.

Sementara itu, Pasar Asemka menjadi perhatian karena merupakan pasar terbesar penjual aksesori.

"Kalau untuk di wilayah Jakarta Barat, itu paling banyak jual pernak-pernik, dan perhiasan tahun baru," ujarnya.(dtc)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »

Senin,08 April 2019 - 13:10:51 WIB

Beredar Isu Hoax, Alumni Geram dan Desak STAI Rokan Tempuh Jalur Hukum

Menanggapi isu yang beredar, terkait dugaan adanya mahasiswa 'Siluman' di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rokan, Baganbatu, Alumni STAI Rokan angkatan 15 angkat bicara. Berita yang beredar di publik, yang diterbitkan oleh salah satu media online sangat meresahkan banyak pihak, diantaranya alumni. Demikian disampaikan Alumni STAI Rokan angkatan 15, M. Syarif, Minggu (7/4) di Baganbatu.

Senin,08 April 2019 - 13:10:51 WIB

Beredar Isu Hoax, Alumni Geram dan Desak STAI Rokan Tempuh Jalur Hukum

Menanggapi isu yang beredar, terkait dugaan adanya mahasiswa 'Siluman' di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rokan, Baganbatu, Alumni STAI Rokan angkatan 15 angkat bicara. Berita yang beredar di publik, yang diterbitkan oleh salah satu media online sangat meresahkan banyak pihak, diantaranya alumni. Demikian disampaikan Alumni STAI Rokan angkatan 15, M. Syarif, Minggu (7/4) di Baganbatu.