Gubernur Riau : Berdasarkan Data BPS 2016, PDRB Riau Tertinggi Di Sumatera

Dibaca: 8659 kali  Sabtu,26 November 2016
Gubernur Riau : Berdasarkan Data BPS 2016, PDRB Riau Tertinggi Di Sumatera
Ket Foto : Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman

RIAUTERBIT.COM- Gubernur Riau, Arsyad Juliandirachman menyebutkan berdasarkan data BPS, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau tahun 2016 tercatat nomor lima terbesar secara nasional dan tertinggi di tingkat Sumatera.

"Artinya pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan terus kendati pada tahun 2015 sedikit mengalami perlambatan," kata Gubernur di Pekanbaru di sela rangkaian acara resepsi milad ke 107H/104 M, Muhammadiyah Riau bertema membangun karakter bangsa yang berkemajuan.

Menurut Arsyad Juliandirachman, dengan kondisi ekonomi Riau yang tumbuh positif itu maka kegiatan pembangunan Riau akan bertambah terus dari Kementrian terutama sejumlah proyek yang berskala prioritas.

Dengan kondisi yang menguntungkan itu, katanya berharap masyarakat Riau harus memanfaatkannya dengan baik dan jangan sampai menjadi penonton di daerah sendiri.

"Tingginya pertumbuhan ekonomi di daerah ini sekaligus memicu migrasi yang terus meningkat, pada tahun 2016 pertumbuhan penduduk di daerah ini lebih dari 3 persen, mereka berdatangan dari berbagai tempat dan wilayah," katanya.

Oleh karena itu mencermati potensi tingginya arus migrasi itu, maka Muhammadiyah  harus menjadi pelopor dalam meningkatkan kualitas SDM apalagi dalam milad Muhammadiyah pada usianya ke 107 ini harus lebih mengembangkan lagi pendidikan mulai dari TK hingga perguruan tinggi.

Pada kesempatan itu ia juga berharap, Muhamamdiyah harus lebih menjangkau "akar rumput" untuk mengembangkan sayap organisasi jangan hanya melirik ke bagian menengah atas saja, namun juga hingga ke ranting-ranting.  "Jika Muhammdiyah dan NU bersatu maka amanlah Riau," katanya.

Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Drs H Hajriyanto Y. Thohari  mengatakan, Riau pasti bisa menjadi agen pambaharuan  melalui kekuatan Muhammadiyah dengan mengedepankan umat yang berkemajuan, artinya maju semangat, maju alam fikir, dan berorientasi ke depan masa lalu harus dilupakan  agar menjadi lebih baik secara spiritual dan material.

Muhammadiyah itu kuat, tanpa membedakan ras, suku dan agama terbukti sejumlah Universitas Muhammadiyah di Sorong misalnya dari 88.000 mahasiswanya tercatat 75 persen justru non muslim. Begitu pula di Universitas Muhammadiyah Mourre NTT dengan 2.600 mahasiswanya dan 70 persen non muslim.  

"Muhammadiyah makin besar karena tidak memandang suku, hanya mengedepankan gerakan kemanusiaan, Muhammadiyah itu filantropi," katanya.  (*)


 

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »

Kamis,09 April 2020 - 19:30:33 WIB

Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Camat Tapung: Terimakasih KNPI Kampar

Disampaikan Camat Tapung Ambri Yudo, "Berdasarkan surat yang kami terima kata Ambri Yudo sebagai Camat Tapung wilayah yang menerima penyuluham dan diperselisihkan 19 oleh KNPI yaitu Muara Mahat, Petapahan, Kinantan, Sibuak dan Sei Lembu Makmur kami dapatimakasih diambil kepedulian KNPI di tempat kami Ambisi Yudo . "Sebab kita tahu kesulitan masyarakat tentang ini," ungkap Ambri Yudo. Kamis (9/4/2020).

Kamis,09 April 2020 - 19:30:33 WIB

Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Camat Tapung: Terimakasih KNPI Kampar

Disampaikan Camat Tapung Ambri Yudo, "Berdasarkan surat yang kami terima kata Ambri Yudo sebagai Camat Tapung wilayah yang menerima penyuluham dan diperselisihkan 19 oleh KNPI yaitu Muara Mahat, Petapahan, Kinantan, Sibuak dan Sei Lembu Makmur kami dapatimakasih diambil kepedulian KNPI di tempat kami Ambisi Yudo . "Sebab kita tahu kesulitan masyarakat tentang ini," ungkap Ambri Yudo. Kamis (9/4/2020).