65 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Siak Hulu Kampar

Dibaca: 6632 kali  Rabu,19 Oktober 2016
65 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Siak Hulu Kampar
Ket Foto : Sekitar 65 rumah mengalami rusak. 15 rumah teridentifikasi rumah berat sementara 50 lainnya rusak ringan

RIAUTERBIT.COM- Puluhan rumah yang berada di Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau rusak setelah diterjang angin puting beliung yang terjadi pada Rabu dinihari tadi.
     
"Dari pendataan kita sekitar 65 rumah mengalami rusak. 15 rumah teridentifikasi rumah berat sementara 50 lainnya rusak ringan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (18/10).
     
Meski begitu, ia memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
     
Ia menjelaskan, peristiwa angin kencang itu terjadi pukul 01.30 WIB dinihari tadi dan berlangsung sekitar 20 menit. Akibat peristiwa itu, sebanyak 15 rumah mengalami rusak berat dengan kondisi atap yang beterbangan.
     
"15 rumah itu hanya tinggal dinding saja. Seluruh atapnya beterbangan," ujarnya.
     
Sementara sekitar 50 rumah lainnya mengalami rusak ringan dengan kondisi atap yang juga beterbangan, meski tidak separah 15 rumah lainnya.
     
Dia mengatakan petugas gabungan TNI, Polri dan BPBD setempat mulai memberikan bantuan kepada ratusan warga yang rumahnya mengalami rusak berat tersebut.
     
Yusamri, salah seorang warga yang rumahnya menderita rusak berat menjabarkan persitiwa angin putih beliung terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dinihari tadi.
     
Ia menggambarkan peristiwa itu diawali dengan suara gemuruh yang menurutnya hal itu sangat menakutkan.
     
"Saat itu saya dan anak saya berada di dalam rumah. Tiba-tiba terdenga suara angin kencang seperti mesin pesawat," ujarnya.
     
Tidak berselang lama, satu persatu atap rumahnya beterbangan hingga seluruhnya hilang. Ia mengatakan angin kencang tersebut kemudian disertai hujan deras sehingga ia langsung ke luar rumah mencari tempat berlindung.
     
"Ini merupakan peristiwa paling mengerikan yang pernah saya alami," ujarnya.
     
Sementara itu, pantauan Antara di lokasi, hingga saat ini puluhan personil TNI sedari pagi telah berada di lokasi membantu warga membersihkan puing-puing bangunan yang rusak. Di lokasi juga terlihat ratusan pohon berukuran besar tumbang yang bahkan beberapa di antaranya tercabut akarnya.
     
TNI dan warga yang dibantu sejumlah polisi masih melakukan pembersihan dan menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang. (ant)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »