Mediasi Konflik Dengan Pekerja, GM PT Amtek Batam Tolak Kehadiran Media

Dibaca: 5737 kali  Kamis,14 Januari 2016
Mediasi Konflik Dengan Pekerja, GM PT Amtek Batam Tolak Kehadiran Media
Ket Foto :

RIAUTERBIT.COM-Deputi General Manager PT Amtek Re-engineering Success‎, Lee ‎terus menerus menolak kehadiran media dalam upaya mediasi yang ingin dilakukan oleh komisi IV DPRD Kota Batam, Kamis (14/1/2016).

Berbicara kepada kuasa hukumnya, Lee menyatakan tidak akan melanjutkan pertemuan yang berlangsung di PT Amtek tersebut jika di dalam ruangan masih ada awak media.

"Kalau ada media, meeting ini tidak akan berlanjut," ujarnya dalam bahasa asing.

Menurut Lee, saat ini perselisihan antara perusahaan dengan pekerja masih belum menemui titik temu.

Sehingga, ia meresa tidak tepat jika harus mengeluarkan pernyataan di media massa.

"Ini tidak layak dipublikasikan, karena masih berjalan upaya antara kita dengan mereka (pekerja),"ucap Lee lagi.

Bersikeras tak ingin diliput, mediasi pun sempat tertunda karena Adu pendapat antara anggota dewan dengan tim pengacara PT Amtek.

"Kasih kesempatan klien saya memberi penjelasan. Mohon dihargai juga. Anda kan datang ke rumah beliau, yah hormati juga dong kalau dia tidak mau ada media. Yang diinfokan datang itukan anggota parlemen bukan media," ucap salah satu pengacara perusahaan.

Mendengar hal itu, Udin P Sihaloho sekretaris komisi IV sempat bersikukuh bahwa kedatangan dewan bersama pewarta adalah hal yang wajar.

Penolakan perusahaan justru membuat dewan bertanya-tanya apa yang hendak ditutupi oleh perusahaan.

Lagipula, Udin menyayangkan jika pihaknya harus dihadapkan dengan kuasa hukum, dan bukannya pihak HRD.

"Kami datang bukan untuk memvonis, jadi nggak perlu dengan kuasa hukum. Kalau ibu nggak bisa menghadirkan HR Manager, kami jadi ragu juga dengan status perusahaan ini. Lagipula wajar kami didampingi wartawan, itu sudah tugas mereka tanpa kami minta. Kami jugakan tidak mau dibilang nanti main mata di luaran," tutur Udin P Sihaloho.

Berdebat selama setengah jam, akhirnya anggota dewan pun mengalah dan bersedia berbicara tertutup tanpa ada media.

"Tapi ya sudahlah, kita mundur selangkah untuk maju seribu langkah. Buat kawan-kawan nggak apa-apa yah, nanti kita beritahu hasilnya," ujar Udin P Sihaloho. (tbc)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »