Sempat Terbengkalai, Gedung Lima Lantai Tanjung Pinang Dibangun Lagi

Dibaca: 7866 kali  Kamis,14 Januari 2016
Sempat Terbengkalai, Gedung Lima Lantai Tanjung Pinang Dibangun Lagi
Ket Foto :

RIAUTERBIT.COM-Setelah sempat terbengkalai sekitar tiga tahun, akhirnya pembangunan gedung lima lantai akan dilanjutkan Pemerintah Kota Tanjungpinang tahun ini.

Pemko Tanjungpinang sudah mengalokasikan dana Rp6 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 untuk melanjutkan pembangunan gedung tersebut.

Amrialis, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang mengatakan lanjutan pembangunan gedung yang direncanakan sebagai pusat perkantoran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut, berupa penyempurnaan gedung B yang selama ini belum selesai dikerjakan.

"Ini sudah dianggarkan dalam APBD murni 2016. Lelang rencananya akan kita laksanakan Fenbruari 2016," katanya Kamis (14/1/2016).

Dia menargatkan penyempurnaan pembangunan gedung B tersebut akan selesai November mendatang. Dengan begitu, semua gedung lima lantau baik gedung A,B dan C siap dipakai.

Karena memang untuk gedung A dan C sudah selesai dikerjakan sebelumnya. Sedangkan gedung B saat ini sebagian masih berupa kerangka

"Tapi itu diluar lanscap dan listrik. Intinya kita lanjutkan gedung B saja, diluar lanscap dan listrik," katanya.

Karena, lanjut Amrialis untuk penyambungan listrik ke tiga gedung lima lantai tersebut saja dibutuhkan dana yang sekitar 2 milyar, diantaranya untuk pembangunan power house dan alat-alat kelistrikan lainnya.

Belum lagi interior gadung. Sehingga akan dianggarakan terpisah, pada anggaran berikutnya.

Sedangkan untuk gedung A dan C, katanya, akan segera diserahterimakan dalam waktu dekat.

Namun sebelum serahterima dilakukan, pihaknya sudah meminta kepada pihak pelaksana peroyek yaitu PT Pembangunan Perumahan (PP) untuk melakukan penyempurnaan.

Seperti perbaikan pelapon, rumah pompa, resplang yang copot dan membersihkan kotoran digedung tersebut.

"Untuk lanjutan gedung B ini kita akan bicarakan dengan BPKP dulu. Karena kita minta pendampingan BPKP dan Kejaksaan," katanya. (tbc)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »