Lsm Penjara Desak Penuntasan Dugaan Korupsi di Kampar, Rohil dan Andi CS

Dibaca: 12689 kali  Senin,04 Januari 2016
Lsm Penjara Desak Penuntasan Dugaan Korupsi di Kampar, Rohil dan Andi CS
Ket Foto : LSM Penjara Riau mengerahkan puluhan aktivisnya untuk berdemo du Polda Riau dan Kejati Riau, Senin (4/12/16). Aksi ini untuk mendesak penuntasan sejumlah dugaan tindak korupsi yang terjadi di lingkungan Pemkab Kampar, Pemkab Rokan Hilir yang sudah mengend

RIAUTERBIT.COM-Puluhan aktivis LSM Penjara berdemo di Polda dan Kejati. Mereka mendesak penuntasan dugaan korupsi dan penyimpangan di Kampar, Rohil dan yang dilakukan keluarga Plt Gubri.

LSM Penjara Riau mengerahkan puluhan aktivisnya untuk berdemo du Polda Riau dan Kejati Riau, Senin (4/12/16). Aksi ini untuk mendesak penuntasan sejumlah dugaan tindak korupsi yang terjadi di lingkungan Pemkab Kampar, Pemkab Rokan Hilir yang sudah mengendap bertahun-tahun. Serta dugaan monopoli proyek di lingkungan Pemprov Riau oleh keluarga Plt Gubernur Riau yang mereka sebut sebagai “Trio Rachman’.

Dalam pernyataan tertulis yang dibagi-bagikan selama aksi berlangsung, LSM Penjara menyebutkan sejumlah dugaan korupsi yang dimaksud. Seperti yang terjadi di era priode pertama Jefry Noer menjadi Bupati Kampar. Ada proyek pembukaan kebun senilai Rp102 miliar di Kampar Kiri yang tak pernah terlaksana.

“Proyek pembangunan kebun di Kampar Kiri ini menjadi temuan BPK dengan kerugian negara Rp102 miliar. Sudah dilaporkan sejak 2006 silam, tapi sampai sekarang masih mengendap. Ada apa dengan aparat penegak hukum?” teriak Ketua DPD LSM Penjara Sunardi dalam orasinya.

Masih dari Kampar, LSM Penjara juga menyebut ada indikas korupsi dalam pengadaan baju seragam PNS senilai Rp3,4 miliar dan pengadaan sepeda motor kepala desa senilai Rp26 miliar.

Sementara di lingkungan Pemkab Rokan Hilir, disebutkan dugaan korupsi pengadaan 40 mobil dinas anggota DPRD Rokan Hilir, namun tidak ada dugaan kerugiannya.

Sedangkan mengenai keluarga Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, LSM Penjara hanya menyebut diduga terjadi permainan lelang tender yang dikendalikan saudara kandung Plt, Anto dan Juni Rachman.

Sampai saat ini demo di Polda Riau masih berlangsung. Setelah ini massa akan bergerak, pindah lokasi demo ke Kejati Riau dengan tuntutan yang sama.(son)

Sumber : Riauterkini

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »