Riauterbit.com
Home » Riau

Satu Dari Tiga Mesin PLTA Koto Panjang Tak Bekerja Maksimal

Sabtu,05 November 2016
Satu Dari Tiga Mesin PLTA Koto Panjang Tak Bekerja Maksimal
Danau PLTA Koto Panjang

RIAUTERBIT.COM- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan satu dari total tiga unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang belum beroperasi maksimal karena kekurangan air.

"Hingga jam 18.00 WIB kemarin (4/11), telah beroperasi satu unit pembangkit dengan beban 18,1 Mega Watt," papar Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau dan Kepri, Dwi Suryo Abdullah di Pekanbaru, Sabtu.

Laporan yang diterima pihaknya, ketinggian air bendungan PLTA cuma sekitar 55,25 meter kubik per detik (m3/s).

Elevasi air waduk untuk pembangkit listrik terletak di Desa Merangin, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau itu 73,53 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Syarat minimal dalam mengoperasikan ketiga unit mesin PLTA Kota Panjang harus berada 73,5 mdpl dengan masing-masing pembangkit menghasilkan daya listrik kini 31,9 MW.

"Jadi kita, cuma memanfaatkan (air) tiga centimeter saja. Kalau air di posisi 73,5 mdpl, maka operasi satu unit mesin ini harus stop lagi," jelas dia.

Dwi Suryo berkata, pihaknya masih mengandalkan pasokan energi listrik Provinsi Sumatera Barat untuk atasi defisit listrik akibat belum beroperasi PLTA Koto Panjang.

"Kita masih ambil dari PLTU Teluk Sirih lewat jaringan sitem interkoneksi, setelah pembangkit berada di Sumatera Barat itu mengalami pemeliharaan," katanya.

Hingga kini, sudah tiga pekan lebih terjadi pemadaman listrik terutama di Pekanbaru pada waktu beban puncak atau dari pukul 18.00 sampai 22.00 WIB.

"PLN ni, bikin naik darah aja. Dah mau empat mati lampu, tak jelas apa masalahnya. Makin kacau PLN ini, semakin lama," ujar Ucok, warga Pekanbaru.

Belum beroperasi PLTA Koto Panjang secara maksimal, maka defisit listrik di Riau makin besar. Waktu normal saja, listrik di provinsi ini masih mengandalkan kiriman melalui jaringan interkoneksi Sumatera.

Total kebutuhan listrik di waktu beban puncak sekitar 600 MW, sementara pasokan dari sejumlah pembangkit di Riau sekitar 274, 9 MW. (ant)

Komentar Anda
Populer
Terkini
© 2015 RiauTerbit.Com All Right Reserved